Cara kerja kontrak
Probabilitas
Bagaimana harga bergerak
Analisis
Konteks
Yang menggerakkan probabilitas
Proses di Senat belum tuntas
Senat harus menyusun dan meloloskan versi RUU-nya sendiri sebelum bisa disatukan dengan versi House. Setiap penundaan di tahap ini menekan probabilitas Ya karena mempersempit waktu yang tersisa sebelum tenggat 31 Desember 2026.
Perebutan yurisdiksi SEC vs CFTC
Komite Perbankan dan Komite Pertanian Senat memiliki kepentingan berbeda soal siapa yang mengawasi token kripto. Selama kedua komite belum sepakat pada satu teks, RUU tidak bisa naik ke pemungutan suara penuh, sehingga ini menahan laju probabilitas naik.
Kalender midterm November 2026
Pemilihan paruh waktu pada awal November 2026 biasanya menyita waktu sidang Kongres pada paruh kedua tahun. Ini mengurangi jumlah hari kerja legislatif yang tersedia untuk merampungkan RUU sebelum tenggat, mendorong probabilitas turun.
Preseden House Juli 2025
RUU ini sudah lolos dari House dengan dukungan lintas partai, membuktikan ada basis dukungan politik yang nyata. Preseden ini menahan probabilitas dari jatuh terlalu rendah karena menunjukkan RUU bukan sekadar wacana tanpa dukungan.
Tanda tangan Presiden sebagai langkah terakhir
Bahkan jika Senat meloloskan RUU, penandatanganan Presiden sebelum 31 Desember 2026 tetap menjadi syarat mutlak. Setiap RUU yang baru selesai di Kongres mendekati akhir tahun berisiko tidak sempat diteken tepat waktu.
Argumen mendukung
- Senat merampungkan versi RUU-nya dan menyepakati pembagian yurisdiksi SEC-CFTC sebelum akhir tahun 2026.
- Kedua versi RUU dari House dan Senat berhasil disatukan melalui proses konferensi tanpa perselisihan berkepanjangan.
- Presiden menandatangani RUU gabungan tersebut sebelum 31 Desember 2026 pukul 23:59 waktu Timur AS.
- Dukungan lintas partai yang terlihat saat pengesahan di House pada Juli 2025 terulang di Senat tanpa terganggu oleh dinamika kampanye midterm.
Argumen menentang
- Komite Perbankan dan Komite Pertanian Senat gagal menyepakati satu teks bersama sebelum akhir tahun 2026.
- Kalender legislatif yang padat oleh pemilihan paruh waktu pada November 2026 menunda pembahasan RUU ke sesi berikutnya.
- Proses penyatuan versi House dan Senat memakan waktu lebih lama dari sisa waktu yang tersedia sebelum tenggat 31 Desember 2026.
- RUU sempat lolos dari satu tahap proses tetapi tidak sampai ke meja Presiden untuk ditandatangani tepat waktu.
Yang perlu dipantau
Beli kontrak hasil ini
- gas ditanggung
