Menu
Kripto

Apakah Clarity Act akan disahkan menjadi undang-undang pada 2026?

Penyelesaian: Diperbarui:
28%

konsensus pasar

probabilitas peristiwa menurut pasar — bukan peluang Anda benar

YaPeristiwa terjadi
28%
TidakPeristiwa tidak terjadi
72%

Ringkasnya

Pasar memperkirakan kemungkinan pengesahan ini kecil, jauh menurun dari optimisme awal ketika kontrak ini baru diperdagangkan. Penyebab utamanya adalah proses di Senat yang belum tuntas dan kalender legislatif 2026 yang akan dipadati oleh pemilihan paruh waktu pada November. Yang bisa mengubah arah pasar adalah kesepakatan cepat antara Komite Perbankan dan Komite Pertanian Senat mengenai siapa yang mengatur token, SEC atau CFTC.

Cara kerja kontrak

Kontrak di pasar ini akan bernilai penuh jika Clarity Act benar-benar diteken menjadi undang-undang sebelum akhir 2026, dan bernilai nol jika tidak. Harga yang tertera saat ini hanyalah cerminan dari perkiraan kolektif para pedagang tentang seberapa besar kemungkinan itu terjadi — misalnya, harga di angka 0,30 berarti pasar menganggap kemungkinan terjadinya sekitar tiga dari sepuluh kali, bukan angka pasti dan bisa berubah kapan saja seiring informasi baru. Penyelesaian akhir merujuk pada catatan resmi Congress.gov dan sumber pemerintah AS lainnya, dengan tanggal batas 31 Desember 2026. Posisi pada kontrak ini umumnya bisa dijual kembali sebelum tanggal itu, dengan harga yang berlaku saat penjualan dilakukan, bukan harga saat pembelian pertama.
Bagaimana pasar menilai hasilnya
$100
Ya28%

Peristiwa terjadi

Harga sekarang
$0,28
Jika Anda menaruh $100
$357
Tidak72%

Peristiwa tidak terjadi

Harga sekarang
$0,72
Jika Anda menaruh $100
$139
0%25%50%75%100%12.0017.3623.1204.4810.2416.00
KonsensusPolymarket

Bagaimana harga bergerak

Ketika kontrak ini pertama kali tercatat pada 29 Juli 2026, probabilitasnya berada di 71% dan sempat bergerak dalam kisaran 69% hingga 74%, mencerminkan optimisme awal bahwa Clarity Act akan lolos tahun ini. Sejak itu, konsensus turun signifikan ke sekitar 26%, sebuah repricing besar yang tidak tercatat berkaitan dengan satu pemicu publik tunggal dalam data yang tersedia. Dalam 24 jam terakhir, harga tidak bergerak sama sekali (0,0 poin persentase), menandakan pasar sudah menetap pada estimasi barunya yang jauh lebih pesimistis setelah penyesuaian tajam tersebut.

Konteks

Clarity Act, atau nama resminya Digital Asset Market Clarity Act of 2025 (H.R.3633), adalah rancangan undang-undang yang ingin menetapkan secara jelas lembaga mana yang mengawasi aset kripto di Amerika Serikat: Securities and Exchange Commission (SEC) atau Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Selama ini, banyak token diperdagangkan tanpa kepastian hukum karena kedua lembaga sering berebut kewenangan, dan itu membuat banyak proyek kripto besar ragu beroperasi penuh di pasar AS. RUU ini sudah lolos dari Dewan Perwakilan Rakyat (House) AS pada Juli 2025 dengan dukungan lintas partai yang cukup besar. Setelah itu, bola berpindah ke Senat, yang harus menyusun dan meloloskan versi RUU-nya sendiri sebelum kedua versi bisa disatukan dan dikirim ke meja Presiden untuk diteken. Berbeda dengan RUU stablecoin GENIUS Act yang sudah diteken menjadi undang-undang pada 2025, Clarity Act menyentuh struktur pasar aset kripto yang lebih luas, sehingga negosiasinya lebih rumit dan melibatkan lebih banyak komite di Senat. Agar pertanyaan ini terjawab Ya, RUU harus lolos dari Senat, versi Senat dan House harus disatukan, lalu ditandatangani Presiden sebelum 31 Desember 2026 pukul 23:59 waktu Timur AS. Jika tidak terjadi sebelum tenggat itu, hasilnya otomatis Tidak, tidak peduli seberapa dekat proses legislatifnya saat itu.

Analisis

Data yang tersedia menunjukkan pergerakan yang cukup dramatis dalam waktu singkat. Ketika kontrak ini pertama kali tercatat pada 29 Juli 2026, probabilitasnya berada di 71%, dan selama beberapa jam berikutnya bergerak dalam kisaran 69% hingga 74% — level yang mengindikasikan optimisme tinggi bahwa RUU ini akan lolos tahun ini. Namun konsensus saat ini berada jauh di bawah kisaran itu, di sekitar 26%, artinya terjadi repricing besar yang menggeser pandangan pasar dari 'kemungkinan besar terjadi' menjadi 'kemungkinan kecil terjadi' dalam hitungan hari. Data yang tersedia tidak mengaitkan pergeseran ini dengan satu pemicu tunggal yang tercatat publik, sehingga penjelasan paling jujur adalah bahwa informasi baru soal jalannya proses di Senat kemungkinan besar masuk ke pasar, tanpa bisa dipastikan peristiwa spesifiknya dari data ini saja. Perubahan dalam 24 jam terakhir tercatat 0,0 poin persentase, yang berarti setelah repricing besar itu terjadi, harga kini sudah menetap di level barunya. Ini bukan tanda pasar sedang ragu-ragu, melainkan tanda bahwa pasar sudah 'mencerna' informasi baru dan sepakat pada estimasi barunya untuk sementara waktu. Dengan hanya 29 observasi harga tercatat sejak awal, riwayat kontrak ini masih pendek — kurang dari dua hari penuh — sehingga stabilitas di level 26% ini belum tentu permanen dan bisa bergeser lagi begitu ada perkembangan konkret dari Senat. Semua volume perdagangan senilai $3.368.584 tercatat di satu venue saja, Polymarket, sehingga tidak ada perbandingan harga antar-platform yang bisa dijadikan indikator tambahan di sini. Ini penting diketahui: pembaca yang mencari 'selisih harga antar bursa' untuk kontrak ini tidak akan menemukannya karena datanya memang terpusat pada satu tempat. Secara mekanisme legislatif, RUU ini sudah melewati rintangan pertama yang paling sulit secara politik, yakni lolos dari House pada Juli 2025 dengan dukungan lintas partai. Tantangan sekarang ada di Senat, di mana yurisdiksi ganda SEC dan CFTC membuat dua komite besar — Komite Perbankan dan Komite Pertanian — harus menyepakati satu teks bersama. Kalender legislatif 2026 juga dipadati oleh pemilihan paruh waktu (midterm) pada awal November, yang secara historis menyerap perhatian dan waktu sidang Kongres, membuat RUU besar sering tertunda hingga sesi 'lame-duck' di akhir tahun atau bahkan gagal sama sekali.

Yang menggerakkan probabilitas

  • Proses di Senat belum tuntas

    Senat harus menyusun dan meloloskan versi RUU-nya sendiri sebelum bisa disatukan dengan versi House. Setiap penundaan di tahap ini menekan probabilitas Ya karena mempersempit waktu yang tersisa sebelum tenggat 31 Desember 2026.

  • Perebutan yurisdiksi SEC vs CFTC

    Komite Perbankan dan Komite Pertanian Senat memiliki kepentingan berbeda soal siapa yang mengawasi token kripto. Selama kedua komite belum sepakat pada satu teks, RUU tidak bisa naik ke pemungutan suara penuh, sehingga ini menahan laju probabilitas naik.

  • Kalender midterm November 2026

    Pemilihan paruh waktu pada awal November 2026 biasanya menyita waktu sidang Kongres pada paruh kedua tahun. Ini mengurangi jumlah hari kerja legislatif yang tersedia untuk merampungkan RUU sebelum tenggat, mendorong probabilitas turun.

  • Preseden House Juli 2025

    RUU ini sudah lolos dari House dengan dukungan lintas partai, membuktikan ada basis dukungan politik yang nyata. Preseden ini menahan probabilitas dari jatuh terlalu rendah karena menunjukkan RUU bukan sekadar wacana tanpa dukungan.

  • Tanda tangan Presiden sebagai langkah terakhir

    Bahkan jika Senat meloloskan RUU, penandatanganan Presiden sebelum 31 Desember 2026 tetap menjadi syarat mutlak. Setiap RUU yang baru selesai di Kongres mendekati akhir tahun berisiko tidak sempat diteken tepat waktu.

Argumen mendukung

  • Senat merampungkan versi RUU-nya dan menyepakati pembagian yurisdiksi SEC-CFTC sebelum akhir tahun 2026.
  • Kedua versi RUU dari House dan Senat berhasil disatukan melalui proses konferensi tanpa perselisihan berkepanjangan.
  • Presiden menandatangani RUU gabungan tersebut sebelum 31 Desember 2026 pukul 23:59 waktu Timur AS.
  • Dukungan lintas partai yang terlihat saat pengesahan di House pada Juli 2025 terulang di Senat tanpa terganggu oleh dinamika kampanye midterm.

Argumen menentang

  • Komite Perbankan dan Komite Pertanian Senat gagal menyepakati satu teks bersama sebelum akhir tahun 2026.
  • Kalender legislatif yang padat oleh pemilihan paruh waktu pada November 2026 menunda pembahasan RUU ke sesi berikutnya.
  • Proses penyatuan versi House dan Senat memakan waktu lebih lama dari sisa waktu yang tersedia sebelum tenggat 31 Desember 2026.
  • RUU sempat lolos dari satu tahap proses tetapi tidak sampai ke meja Presiden untuk ditandatangani tepat waktu.

Beli kontrak hasil ini

Platform (1)

Platform (1)

Aturan penyelesaian

Sumber penentu
Congress.gov legislation tracker (https://www.congress.gov/bill/119th-congress/house-bill/3633) and official US government sources
Tanggal penyelesaian

Hasil kontrak ini ditentukan berdasarkan pelacak legislasi resmi di Congress.gov untuk H.R.3633 serta sumber pemerintah AS lainnya. Kontrak menyelesaikan Ya jika Digital Asset Market Clarity Act of 2025 lolos dari House dan Senat AS lalu ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden sebelum 31 Desember 2026 pukul 23:59 waktu Timur AS. Jika penandatanganan belum terjadi sebelum tenggat tersebut, kontrak menyelesaikan Tidak, tanpa memperhitungkan seberapa jauh proses legislatifnya saat itu.

Metodologi perhitungan

Konteks lokal

Bagi investor ritel muda di Indonesia dan Malaysia yang aktif di kripto, kejelasan aturan AS soal siapa yang mengatur token — SEC atau CFTC — berpengaruh pada legitimasi global token dan akses ke bursa besar yang beroperasi dari atau terhubung dengan pasar AS. Ketika aturan semacam Clarity Act tertunda atau gagal, ketidakpastian regulasi di AS ikut memengaruhi bagaimana bursa internasional memperlakukan listing token dan akses bagi pengguna di luar AS, termasuk di kedua negara ini.

Yang perlu dipantau

Yang paling penting dipantau adalah jadwal sidang Komite Perbankan dan Komite Pertanian Senat AS terkait teks RUU struktur pasar kripto ini, karena kesepakatan di tingkat komite adalah syarat sebelum RUU bisa maju ke pemungutan suara penuh Senat. Pemilihan paruh waktu AS pada awal November 2026 juga layak diperhatikan karena akan memengaruhi berapa banyak waktu sidang yang tersisa pada paruh kedua tahun. Terakhir, tenggat keras 31 Desember 2026 pukul 23:59 waktu Timur AS adalah batas mutlak — RUU yang belum diteken Presiden pada saat itu otomatis membuat kontrak ini menyelesaikan Tidak.

Pertanyaan umum

Apa yang menentukan hasil Ya atau Tidak pada kontrak ini?
Penyelesaian merujuk pada catatan resmi di Congress.gov dan sumber pemerintah AS lainnya. Hasilnya Ya jika H.R.3633 lolos dari House dan Senat lalu diteken Presiden sebelum 31 Desember 2026 pukul 23:59 waktu Timur AS, dan Tidak jika tidak terjadi sebelum tenggat itu.
Apa arti harga kontrak yang tertera di halaman ini?
Harga tersebut adalah estimasi kolektif pasar tentang seberapa besar kemungkinan RUU ini diteken tahun ini, dinyatakan dalam skala 0 sampai 1. Harga ini berubah setiap kali ada pedagang baru masuk atau keluar, dan bukan jaminan hasil akhir.
Bagaimana jika RUU baru diteken pada awal 2027, bukan 2026?
Berdasarkan aturan penyelesaian, tenggat waktunya keras di 31 Desember 2026 pukul 23:59 waktu Timur AS. Jika penandatanganan baru terjadi setelah itu, kontrak ini menyelesaikan Tidak meskipun RUU akhirnya tetap menjadi undang-undang.
Mengapa Clarity Act butuh waktu lama padahal sudah lolos dari House sejak 2025?
Karena RUU harus melewati Senat, yang punya proses dan komite berbeda dari House, termasuk perebutan yurisdiksi antara Komite Perbankan dan Komite Pertanian soal pengawasan SEC versus CFTC. Setelah lolos Senat, kedua versi RUU juga harus disatukan sebelum bisa diteken Presiden.
Apakah ada perbandingan harga antar platform untuk kontrak ini?
Tidak, seluruh volume perdagangan sebesar $3.368.584 tercatat di satu platform saja, Polymarket. Karena itu tidak ada data selisih harga antar-bursa yang bisa dijadikan pembanding untuk kontrak ini.
Apa hubungan Clarity Act dengan GENIUS Act yang sudah diteken pada 2025?
GENIUS Act mengatur khusus stablecoin dan sudah diteken menjadi undang-undang pada 2025. Clarity Act berbeda karena mengatur struktur pasar aset kripto secara lebih luas, termasuk pembagian kewenangan SEC dan CFTC atas token pada umumnya.

Peristiwa terkait

28%/ 73%
Ya / Tidak